Penelitian Larvasida Alami di Labkesmas Baturaja
Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Siti Khadijah Palembang, Heta Melandari, melaksanakan penelitian di Loka Labkesmas Baturaja pada tanggal 20–21 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Instalasi Kesehatan Lingkungan (kesling), Vektor, dan Binatang Pembawa Penyakit.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi perkembangan nyamuk di Indonesia sebagai negara tropis, yang berkontribusi terhadap penyebaran penyakit berbasis vektor seperti demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan utama karena dapat menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan berdampak pada angka kematian.
Upaya pengendalian vektor selama ini banyak mengandalkan insektisida sintetik. Namun, penggunaan jangka panjang berisiko menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran lingkungan, kematian organisme non-target, serta resistensi pada nyamuk. Oleh karena itu, diperlukan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Salah satu bahan alami yang berpotensi adalah serai dapur (Cymbopogon citratus), yang mengandung senyawa aktif seperti sitronela dan geraniol yang bersifat larvasida. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas larvasida ekstrak serai dapur terhadap mortalitas larva Aedes aegypti.
Selain itu, penelitian ini juga menguji kandungan fitokimia ekstrak serai dapur, meliputi alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta terpenoid dan steroid, serta menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam membunuh larva.
Proses penelitian dilakukan melalui serangkaian uji laboratorium, mulai dari ekstraksi bahan hingga pengujian terhadap larva nyamuk, dengan memanfaatkan fasilitas di Instalasi Kesehatan Lingkungan (kesling), Vektor, dan Binatang Pembawa Penyakit.Loka Labkesmas Baturaja.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai edukasi penggunaan larvasida alami yang lebih ramah lingkungan dalam pencegahan DBD. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi ilmiah serta mendukung pengembangan pemanfaatan sumber daya alam lokal di bidang kesehatan.(df)
22 Apr 2026
22 Apr 2026
22 Apr 2026
22 Apr 2026