Dorong Penguatan Surveilans, Labkesmas Baturaja Gelar Bimtek Daring
Pada Senin (11/05) pukul 08.00 WIB, Loka Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Baturaja menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Surveilans dan Diseminasi Hasil Kegiatan Surveilans secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu yang terdiri dari Tier 3 Balai Laboratorium Kesehatan, Tier 2 Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Kegiatan bimtek turut dihadiri oleh Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, dr. Elvieda Sariwati, M. Epid serta Ketua Tim Kerja Mutu Laboratorium Kesehatan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, dr. Imelda, MPH.
Dalam sambutannya, dr. Elvieda Sariwati, M. Epid menyampaikan apresiasi kepada Loka Labkesmas Baturaja atas komitmennya dalam menyelenggarakan bimtek secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM kesehatan, khususnya di bidang surveilans kesehatan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting dalam mendukung transformasi sistem kesehatan, terutama transformasi layanan primer yang menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan.
Beliau juga menegaskan bahwa surveilans kesehatan merupakan salah satu pilar penting dalam sistem kesehatan masyarakat. Surveilans yang kuat akan menghasilkan data yang cepat, akurat, dan dapat ditindaklanjuti sebagai dasar pengambilan keputusan. Selain itu, penguatan kapasitas tenaga laboratorium, tenaga surveilans, sanitarian, dan petugas kesehatan lainnya menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda di tengah tantangan kesehatan yang semakin kompleks, mulai dari penyakit tular vektor, zoonosis, emerging infectious disease, hingga dampak perubahan iklim terhadap kesehatan.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini mencerminkan implementasi jejaring laboratorium kesehatan masyarakat secara berjenjang, di mana Loka Labkesmas Baturaja menjalankan perannya secara aktif dalam pengampuan Tier 3 dan Tier 2. Beliau berharap pola pembinaan tersebut dapat terus diperkuat guna menciptakan standarisasi kompetensi dan kualitas surveilans di seluruh wilayah binaan.
Sementara itu, Kepala Loka Labkesmas Baturaja, Anif Budiyanto, SKM., M.Epid menyampaikan bahwa salah satu fungsi Labkesmas Tier 4 adalah meningkatkan kapasitas SDM laboratorium kesehatan dan melakukan pendampingan teknis kepada jejaring laboratorium di bawahnya.
Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan bimtek daring ini juga merupakan bagian dari target indikator kinerja yang tertuang dalam perjanjian kerja, yaitu pelaksanaan bimbingan teknis kepada Tier 3 dan Tier 2. Melalui kegiatan ini, Loka Labkesmas Baturaja berharap dapat meningkatkan kemampuan teknis individu sekaligus membangun jejaring komunikasi antar laboratorium kesehatan masyarakat dan instansi kesehatan lainnya.
“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong kualitas pemeriksaan dan kegiatan surveilans berbasis laboratorium,” ujarnya.
Pada sesi bimtek kali ini, peserta mendapatkan dua materi utama, yaitu “Surveilans Jentik Anopheles untuk Pemetaan Reseptivitas Malaria” yang disampaikan oleh Yahya, SKM., M.Si serta materi “Leptospirosis pada Manusia” yang disampaikan oleh Sulfa Esi Warni, S.Si., M.Biomed.
Kepala Loka Labkesmas Baturaja juga menambahkan bahwa masih banyak laboratorium kesehatan masyarakat yang belum terpapar dengan kegiatan pemeriksaan vektor, baik karena keterbatasan SDM maupun sarana pemeriksaan. Padahal, pemeriksaan vektor merupakan salah satu dari 14 fungsi yang dimiliki Labkesmas. Oleh karena itu, melalui bimtek ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan surveilans vektor yang dapat diterapkan di masing-masing wilayah kerja.
Kegiatan berlangsung dengan aktif dan interaktif melalui sesi diskusi antara peserta dan narasumber. Diharapkan, kegiatan bimtek ini dapat terus menjadi wadah peningkatan kapasitas surveilans kesehatan berbasis laboratorium secara berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi antar jejaring laboratorium kesehatan masyarakat di wilayah binaan. (df)
13 Mei 2026
13 Mei 2026
13 Mei 2026
13 Mei 2026